Wednesday, 7 December 2011

Allah Mengatur Takdir Itu Sangat Cantik Dan Sempurna



Kita hidup di dunia hanya sementara, dan segala2nya adalah pinjaman semata2. Sampai masa kita harus pulangkan semuanya kepada yang empunya segala. Muhasabah di pagi ini. Teringat takdir hidup yang telah tertulis pada Loh Mahfudz.

Kadang2, aku terfikir yang aku ni hanyalah hamba yang kecil di pandangan mataNya, kadang2 kalah pada takdir. Kadang2 tu juga, menolak takdir yang diberi Allah. MasyaAllah! betapa jahilnya aku melawan kehendakNya. Kenapa aku tak dapat menerima segala ketentuan. Semua yang datang bersebab dan kenapa kita yang dipilih. Setiap hari, ada sahaja dugaan yang kita dapat, dan kadang2 tu kalau kita fikir balik semula, kecil je dugaan tu dia bagi. Dugaan itu tandanya Allah sayang pada kita. Dia rindu pada hambaNya ini. Rindu pada hambaNya yang bersujud dan mengharap padaNya. Tapi kita manusia selalu sangat lalai dan alpa. Hanya mencariNya disaat susah dan gelisah, bila senang mulalah menyombongkan diri. YaAllah, betapa pura2 nya kita padaNya. Astaghfirullahalazim.

Hati kita selalu terdetik acap kali didatangi dengan dugaan. Kita selalu merungut ujian Allah tu sangat berat. Tapi Allah tu kan Maha Mendengar, dan Dia berfirman dalam al-baqarah 286 "Allah tidak membebani seseorang itu melainkan dengan Kesanggupannya".

Renungi dan redhalah terhadap ketentuan Allah SWT. Pasti tersingkap hikmah yang tersembunyi di sebalik setiap ujian-Nya. Bersabarlah duhai hati. Moga kita menjadi hamba yang redha dan diredhai-Nya.

P/s : Ketika salah satu pintu kebahagiaan tertutup, maka pintu kebahagiaan lainnya terbuka untuk kita. Namun, kita seringkali terpaku terlalu lama pada pintu yang tertutup itu sehingga tidak memanfaatkan pintu kebahagiaan lain yang sudah terbuka untuk kita. Berbahagialah Dengan Takdir Allah, sesungguhnya takdir Allah itu adalah terbaik.

No comments:

Post a Comment