Saturday, 26 November 2011

Hakikat Bahagia Disisi Allah

Apabila Allah berikan suatu kebahagian kepada seseorang di dunia, bahagia ini sangat ajaib, ada orang duduk di rumah kecil, lebih bahagia daripada duduk dirumah besar, ada orang yang naik motosikal, kena panas kena hujan, tapi hati dan jiwa dia lebih bahagia daripada yang memandu kereta besar. Ada yang sehari makan sederhana tapi lebih bahagia daripada yang makan mewah. Tidakkah kita sedar kebahagian adalah suatu keajaiban yang Allah berikan kepada hambaNya yang tidak berdasarkan kepada harta?? Sebab itu jangan sangka kita duduk dalam kekayaan, kita kata orang yg sederhanan itu kurang bahagia.

Kita kadang-kadang terfikir perjalanan manusia. Mungkin dulu masa kita kurang duit dan harta tapi makanan sedap. Tapi sekarang mungkin Allah bagi rezki lebih sikit, makanan lebih baik tapi tidak sesedap sebelum ini. Dulu kita duduk ditempat sederhana, tidak banyak keindahan kita rasa, tapi sekarang Allah bagi kita tempat lebih baik, banyak keindahan yang kita dapat rasa. Ajaibkan Bahagia !

Bila Allah beri bahagia dan nikmat beribadat kepadaNya, dan itu satu keajaiban. Bila seseorang itu dapat apa yang Allah kurniakan, dia akan dapat merasa keajaiban khusyuk dalam beribadah yang dapat menenggelamkan semua didunia. Dan yang tinggal hanya lah hati dan jiwa yang semakin mendekatkan diri kepada Allah. Kemuncak kebahagian di akhirat adalah syurga.

Selain dari kemuncak kebahagian adalah syurga, adalah dimudahkan hisab. Kita tidak akan menderita di Masyar yang mana tidak dapat digambarkan di dunia. Alhamdulillah di Malaysia ini kita hidup aman dan damai, kita tak rasa kesusahan. Tapi orang yang duduk di medan perang dahsyat ujian mereka. Tapi macammana kita duduk di Masyar?? Kalau di hospital, kita kene beratur menunggu 2 3 jam dibawah aircond. 3 jam jika lambat menunggu, kita capai majalah, kita SMS kawan kawan kita, kita keluar makan, kita borak dengan orang sebelah. Tapi di Masyar tidak macam tu. Macam mana di Masyar, kita menunggu beratus tahun untuk dihisab?? Di Masyar, orang sebelah pun kita tak kenal, dia pikir masalah dia, kita pikir masalah kita. Yang kita bawa hanyalah amalan kita untuk dihisab. Kalau Allah beri hasanah di akhirat, Allah ringankan kita ketika di masyar, itulah puncak kebahagian di akhirat !



No comments:

Post a Comment